
Dear Anakku Mirza Tersayang .............
Bunda berniat menuliskan semua ini dan mungkin akan mendokumentasikan pesan-pesan sejenis ini seterusnya nya agar kelak jika kau sudah besar, sudah bisa membaca atau sedang hidup jauh di negeri orang, jauh dari Bunda atau bahkan jika Bunda Telah tiada, Kau akan masih terus bisa membaca dan mengingat setiap apa yang selalu Bunda pesankan dan Bunda katakan kepadamu wahai Anakku. Tersayang.
Bunda sadar bahwa Engkau adalah Titipan Allah yang diberikan kepada Bunda dan Ayah, yang merupakan permata yang selalu memancarkan cahaya terang dihati Bunda setiap saat Bunda memandangmu,memelukmu dan mengecupmu..
Anakku, setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, suci, polos bagaikan kertas putih. Dan orangtuanyalah yang akan mengisi lembaran-lembaran kertas putih itu sehingga bagaimana jadinya anak itu saat dewasa tergantung dari bagaimana orangtua mengisi lembaran kertas putih kosong itu.
Anakku sayang, ketika pesan ini Bunda tulis, umurmu adalah 19 bulan. 19 Bulan lalu, ketika kau lahir ke dunia ini, ada perasaan bahagia yang tak terkira dihati Ayah, Bunda dan seluruh keluarga besar, Namun juga terbersit sedikit rasa ragu dibenak Bunda saat itu, Apakah Bunda bisa menjaga Amanah Allah ini dengan sebaik-baiknya, Apakah Bunda bisa menuntunmu menuju jalan yang benar, jalan yang diridhai Allah SWT. Maka sejak saat itulah Bunda bertekad dan selalu berdoa agar engkau senantiasa menjadi permata penyejuk pandangan dan Bunda bisa mendidikmu menjadi insan beriman.
“Rabbana hablana min ajwajina wa durriyatina qurrata a’yunin waj ‘alna lil muttaqina Imama”
Ingatkah kau wahai anakku? Ketika umurmu menginjak 15 bulan dan kau sudah lancar berjalan, engkau selalu mengikuti gerakan Sholat Bundamu meski gerakanmu belum sempurna, dan ketika kau sudah mulai pandai berkata-kata, setiap kali terdengar adzan berkumandang engkau selalu menyebutnya “Allah.Allah” yang berarti mengajak Bunda untuk melaksanakan sholat.
Anakku yang sholeh, mungkin kau bertanya-tanya, apa sih Sholat itu? Inti sholat itu adalah berdoa dan berdzikir Nak …, mengingat Allah dan menghambakan diri kita kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Perintah sholat ini disampaikan melalui Nabi kita Muhammad SAW ketika beliau sedang melakukan Isra’ Mi’raj yaitu perjalanan dari masjidil Haram ke Masjidil Agsha lalu ke sidratul Muntaha.
Betapa pentingnya Sholat, sehingga amalan yang pertama kali dipertanyakan oleh Allah SWT di yaumil hisab nanti adalah Sholat. Jika Sholat kita bagus insya allah amalan-amalan lainnya akan diterima, begitu sebaliknya, jika sholat kita tidak bagus, amalan-amalan lainnya menjadi sia-sia.
Apa manfaat Sholat ? pelajari Kitab suci kita Al-Quran Nak, dan temukan keterangannya disana, salah satu manfaat sholat adalah bisa mencegah dan membentengi diri kita dari perbuatan munkar, “Inna Sholata Tanha ‘anil fahsa’i wal munkar”.
Ingatlah wahai anakkku terkasih, bahwa kita hidup di dunia ini hanyalah sebentar, ada kehidupan yang lamaaa dan abadi setelah kehidupan di dunia ini, yaitu kehidupan akherat. Maka persiapkanlah bekal ke akheratmu mulai saaat ini juga, jangan ditunda-tunda , apakah bekal itu? Yaitu ibadah, amal kebaikan dan takwa kepadaNya. Peganglah Islam sebagai penuntun jalan hidupmu agar selamat sampai akherat. Islam agama kita adalah cara hidup yang sempurna yang menuntun kita ke jalan keselamatan.
Seperti yg diungkapkan dalam syair lagu yang sering bunda putarkan untukmu yang berjudul “a way of life”
“ Do you know what islam is?
Is The way of Life For All,
It’s write in The Quran for All..
A way of life..a way of life ..
Islam is a way of live the complete way..”