|
Tak terbayang sama sekali dalam benakku, jika Allah menitipkan seorang anak "special" padaku seperti halnya yang terjadi pada seorang ibu yang kutemui di angkot 09 Tanah Abang Pagi tadi. Subhanalloh, sepanjang perjalanan aku hanya mampu bertasbih dan berdoa untuk sang ibu tersebut agar ibu itu diberikan kesabaran dan kekuatan dalam mendidik anak-anaknya terlebih anak keduanya yang mengalami keterbelakangan mental itu. Tak terlihat sama sekali raut wajah penyesalan pada wajah sang ibu, yang terlihat adalah wajah yang ceria dan penuh kasih sayang mendidik dan merawat anak "special" nya tersebut, subhanalloh... Aku jadi sadar, kadang kala, kita yang dianugerahi anak normal saja, masih saja kadang kurang sabar dalam menghadapi kenakalan-kenakalannya, lalu bagaimana kalo kita seperti ibu itu? yang dianugerahi anak terbelakang mental? Ya Allah, maafkan hambaMu yang kurang bersyukur ini....
|
| Leave a Comment: |